ANT-MAN AND THE WASP (2018) REVIEW : Smaller Scale But Big Heart

  Avengers : Infinity War yang rilis akhir April lalu telah mengubah bagaimana film tentang superhero Marvel menetapkan sebuah standar. Ser...

HEREDITARY (2018) REVIEW : Munculkan Ketakutan Karena Asumsi

A24 sebagai rumah produksi selalu memberikan sebuah tontonan alternatif dengan performa yang menarik. Tentu saja di tahun ini, A24 tak ingi...

JAILANGKUNG 2 (2018) REVIEW : Performa Sebuah Sekuel Yang Semakin Menurun

Memiliki raihan secara kuantitas hingga 2,5 juta penonton, tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi Screenplay Films untuk melanjutkan kis...

DIMSUM MARTABAK (2018) REVIEW : Kisah Upik Abu Ala Televisi

Raffi Ahmad berusaha untuk berpindah keberuntungan dari layar televisi ke layar perak. RA Pictures menjadi rumah produksi baru yang menelurk...

KUNTILANAK (2018) REVIEW : Potensi Yang Kurang Maksimal

Film horor sedang menjadi genre yang sedang mendapatkan hype sangat besar di perfilman Indonesia. Dimulai dari Danur, Jailangkung , hingg...

TARGET (2018) REVIEW : Uji Coba Kedua Raditya Dika di Luar Zona Nyaman

Raditya Dika bisa dikategorikan berhasil keluar dari zona nyamannya dalam membuat sebuah film lewat film Hangout . Hal ini terbukti lewat ...
close

UNTUK SAAT INI, ARTIKEL BLOG AKAN DITUTUPI. SEGERA KELUAR/CLOSE TAB INI ATAU TEKAN DISINI. JIKA ANDA TETAP INGIN MEMBUKA ARTIKEL INI, SILAHKAN TEKAN TOMBOL CLOSE. DENGAN ANDA MEMBUKA ARTIKEL KEMBALI, TANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA MILIK ANDA, SAYA SUDAH PERINGATI UNTUK MENUTUP TAB INI. TERIMA KASIH. - ADMIN