AQUAMAN (2018) REVIEW : Another DC Films and Their Mess

Setelah mendapatkan film ensembel pahlawan super dari DC yaitu Justice League yang dirilis tahun lalu, tentu banyak orang yang ingin tahu ...

FANTASTIC BEASTS : THE CRIMES OF GRINDELWALD (2018) : Jembatan Seri Baru Yang Rapuh

Kembalinya dunia sihir ditandai dengan Warner Bros menghidupkan karakter Newt Scamander lewat Fantastic Beasts and Where To Find Them yang ...

DIMSUM MARTABAK (2018) REVIEW : Kisah Upik Abu Ala Televisi

Raffi Ahmad berusaha untuk berpindah keberuntungan dari layar televisi ke layar perak. RA Pictures menjadi rumah produksi baru yang menelurk...

KUNTILANAK (2018) REVIEW : Potensi Yang Kurang Maksimal

Film horor sedang menjadi genre yang sedang mendapatkan hype sangat besar di perfilman Indonesia. Dimulai dari Danur, Jailangkung , hingg...

TARGET (2018) REVIEW : Uji Coba Kedua Raditya Dika di Luar Zona Nyaman

Raditya Dika bisa dikategorikan berhasil keluar dari zona nyamannya dalam membuat sebuah film lewat film Hangout . Hal ini terbukti lewat ...

DILAN 1990 (2018) REVIEW : Kompilasi Rayuan Maut Yang Manisnya Sementara

Menjadi sebuah novel yang laris manis,  Dilan 1990  karangan dari Pidi Baiq ini tentu dengan mudah menjadi buah bibir di berbagai kalangan. ...

AYAT-AYAT CINTA 2 (2017) REVIEW : Kisah Fahri Bagian Dua

Pada tahun 2008, Hanung Bramantyo hadir mengisahkan sosok Fahri yang lahir lewat tangan Habiburrahman El-Shirazy lewat novelnya. Kisah lika-...

DESPICABLE ME 3 (2017) REVIEW : Cabang Plot yang Saling Mendistraksi

Film animasi buatan Illumination Pictures ini tak disangka menjadi sleeper hit , tak hanya dalam segi kuantitasnya di Box Office tetapi juga...
close

UNTUK SAAT INI, ARTIKEL BLOG AKAN DITUTUPI. SEGERA KELUAR/CLOSE TAB INI ATAU TEKAN DISINI. JIKA ANDA TETAP INGIN MEMBUKA ARTIKEL INI, SILAHKAN TEKAN TOMBOL CLOSE. DENGAN ANDA MEMBUKA ARTIKEL KEMBALI, TANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA MILIK ANDA, SAYA SUDAH PERINGATI UNTUK MENUTUP TAB INI. TERIMA KASIH. - ADMIN