Adat Istiadat Jawa Dalam Mendirikan Rumah

Baca Juga



    Saya tinggal di desa di Jawa yang sebenarnya tidak jauh dari kota. Cuma kalau dalam soal mendirikan rumah sebagian besar orang masih memegang tradisi Jawa. Jadi mendirikan rumah tidak bisa asal. Disini saya lebih tertarik membahas tentang prosesi bagaimana hingga sebuah rumah menjadi tinggal daripada membahas rumah secara fisik. Prosesi yang dilakukan sejak awal harus sesuai dengan adat Jawa yang masih berlaku. Mungkin kalau di kota-kota besar meski di Jawa hal semacam itu mungkin sudah tidak berlaku lagi. 

     Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah hari kapan rumah akan didirikan. Dalam hal ini orang harus mencari hari baik. Dari buku Horoscope Jawa perhitungannya adalah jumlah neptu dikurangi kelipatan lima. Misal rumah akan didirikan Minggu Pon maka jumlah nilai hari dan neptunya = 7 + 5 = 12. Dikurangi 5 sisa 7 dan dikurangi 5 lagi sisa 2 yang dinamakan Yasa atau akan mendapatkan kejayaan buat penghuninya. Ini saya sertakan gambar cara perhitungan beserta nilai hari dan neptunya.

Begitu juga jika akan pindah rumah ada perhitungannya seperti dalam gambar berikut

Ada juga hitungan tentang bagaimana sebaiknya rumah menghadap. Kalau yang ini sudah kurang begitu diikuti karena agak sulit kalau harus menghadap dengan membelakangi jalan misalnya. Oleh sebab itu rumah selalu menghadap jalan besar untuk kemudahan akses keluar masuk penghuninya.


Kepercayaan lain yang masih cukup kuat dipegang adalah menghindari mendirikan rumah di lahan yang berbentuk ngejen atau segitiga. Diyakini penghuninya akan sering bertengkar atau tidak tentram hidupnya. Mungkin kepercayaan-kepercayaan ini mirip dengan Hongsui Cina.


Yang ke-2 bahan material untuk mendirikan bangunan khususnya kayu atau bambu juga ada saat terbaik untuk menebangnya. Contoh bambu paling baik jika ditebang pada waktu yang baik akan memiliki daya tahan yang lama namun jika ditebang di luar saat itu bambu akan mudah diserang hama perusak bambu yang membuat bambu cepat rusak.



     Namun dari semuanya itu yang paling berkesan bagi saya adalah saat mendirikan rumah.  Disinilah terlihat semangat gotong royong yang luar biasa dari warga desa. Di desa saya dikenal dengan istilah saya. Yang pasti lebih dari sekedar slogan kosong. Para tetangga dan kerabat semuanya datang tanpa diminta tidak peduli yang sedang memiliki hajat termasuk kategori orang kaya atau miskin. Begitu pula yang datang membantu tidak peduli dari beragam status sosial semua dengan penuh semangat, tanpa rasa sungkan, dan ikhlas membantu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tidak ada yang merasa pekerjaannya lebih berat atau lebih ringan dibandingkan dengan yang lain. Sementara tuan rumah menyediakan hidangan sesuai dengan kemampuan. Bagi yang berada mungkin bisa menghidangkan opor ayam tapi bagi yang kurang mampu cukuplah tahu atau tempe kuah santan. Sebagai penyegar biasanya ada teh atau kopi manis dengan rokok. Jika kerangka atap rumah sudah terpasang, biasanya hari sudah menjelang siang. Saat itulah diadakan selamatan dengan menghadirkan sesepuh untuk membacakan doa. Usai selamatan semuanya kembali ke rumah masing-masing sambil membawa berkat dibungkus daun pisang.

Sumber gambar

     Adat lain dalam membangun rumah adalah biasanya si sulung berada pada posisi tanah paling barat diikuti adiknya di sisi timur. Begitu juga rumah biasanya diiwariskan untuk si bungsu karena logikanya si bungsulah yang nantinya akan merawat orang tuanya di akhir sisa hidup nanti. Mungkin semuanya masih terkesan berbau klenik tapi tradisi itulah yang masih hidup hingga sekarang yang boleh dikatakan masih belum tergerus modernisasi jaman di desa saya. Yang terpenting kita lihat sisi manfaat positifnya.

Glossary
Neptu: jumlah angka dari nilai hari dan pasaran. Di dalam penanggalan Jawa dalam 1 pekan ada 5 hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).

Pustaka
Doyodipuro, Hudoyo, Occ, "Horoskop Jawa: Misteri Pranata Mangsa", Dahara Prize, 1998.
close

UNTUK SAAT INI, ARTIKEL BLOG AKAN DITUTUPI. SEGERA KELUAR/CLOSE TAB INI ATAU TEKAN DISINI. JIKA ANDA TETAP INGIN MEMBUKA ARTIKEL INI, SILAHKAN TEKAN TOMBOL CLOSE. DENGAN ANDA MEMBUKA ARTIKEL KEMBALI, TANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA MILIK ANDA, SAYA SUDAH PERINGATI UNTUK MENUTUP TAB INI. TERIMA KASIH. - ADMIN