Pasang Ukiran Syahadat Di Teras Rumahnya,Jutawan Inggris Dituntut

Baca Juga

Mahmood Ali, seorang jutawan asal Inggris yang beragama Islam kini tengah berurusan dengan pengadilan usai pihak pemerintah kota memintanya menghapus ukiran syahadat yang ia taruh di depan rumahnya. Rumah Mahmood Ali terletak di daerah pemukiman mewah, dimana rumahnya yang besar tersebut dihiasi oleh kalimat syahdat berukuran besar di bagian teras dan berwarna hijau, sehingga terlihat mencolok.
Menurut pihak kota, perintah untuk menghapus kalimat syahadat tersebut bukanlah karena alasan diskriminasi agama, melainkan karena larangan untuk memasang iklan yang telah ditetapkan di daerah tersebut. Sebelumnya, iklan McDonald dan Mark&Spencer telah diturunkan dari wilayah tersebut karena menganggu pemandangan. Dan kalimat syahadat di depan rumah Mahmood Ali  yang mencolok tersebut diminta dihilangkan dengan alasan yang sama. 
Mahmood membela dirinya bahwa adalah haknya sebagai warga negara yang bebas untuk berbicara termasuk memproklamirkan keislamannya lewat ukiran syahadat. Sementara itu para tetangga disekitar rumah Ali ada yang keberatan dan ada pula yang maklum dan tidak mempermasalahkannya. 
close

UNTUK SAAT INI, ARTIKEL BLOG AKAN DITUTUPI. SEGERA KELUAR/CLOSE TAB INI ATAU TEKAN DISINI. JIKA ANDA TETAP INGIN MEMBUKA ARTIKEL INI, SILAHKAN TEKAN TOMBOL CLOSE. DENGAN ANDA MEMBUKA ARTIKEL KEMBALI, TANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA MILIK ANDA, SAYA SUDAH PERINGATI UNTUK MENUTUP TAB INI. TERIMA KASIH. - ADMIN