Kenaikan Harga Beras Dipicu Cuaca Ekstrim & Hama

Baca Juga


Kenaikan Harga Beras Dipicu Cuaca Ekstrim & Hama
JAKARTA – Kenaikan harga beras saat ini dipicu oleh persoalan cuaca ekstrim dan hama yang mengakibatkan panen di sejumlah daerah terganggu. Sehingga suplai beras ke pasar tidak terlalu banyak.
Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Adiningsih, kondisi ini mendorong harga berasa merangkak perlahan. Terlebih, Bulog sulit untuk mendapatkan beras akhir-akhir ini.
Selain itu, kenaikan harga beras merupakan kenaikan harga musiman, di mana setiap menjelang bulan puasa dan hari raya, harga beras melambung. Namun, jika kondisi ini tidak diatasi, dia memprediksikan kenaikan harga beras akan berlanjut hingga akhir tahun. Hal ini tergantung juga kebijakan yang akan diambil pemerintah.
“Ini tergantung juga pada Bulog dan pemerintah, biasanya untuk meredam harga beras kan melakukan operasi pasar,” jelas Sri, di Jakarta, Selasa (31/5/2011).
Menurutnya, yang harus diwaspadai adalah kemungkinan kenaikan harga beras menjelang hari raya Lebaran. Sebab, jika tidak bisa dikendalikan dan kenaikan harga beras cukup tinggi, akan berdampak terhadap tekanan inflasi yang cukup besar.
“Inflasi bulan ini akan mulai terpengaruh karena harga beras kan sudah merangkak, tapi kecil. Ini kan bulan inflasi rendah, tapi sulit kalau deflasi. Tapi beras akan tinggi memengaruhi inflasi mulai Juni, kemungkinan akan terasa,” imbuhnya.
Perhitungannya, jika harga beras tetap tinggi hingga akhir tahun, maka inflasi bisa terdorong melebihi level enam persen.

Sumber :
MSN News – Kenaikan Harga Beras Dipicu Cuaca Ekstrim & Hama, 31 Mei 2011 diakses 31 Mei 2011
close

UNTUK SAAT INI, ARTIKEL BLOG AKAN DITUTUPI. SEGERA KELUAR/CLOSE TAB INI ATAU TEKAN DISINI. JIKA ANDA TETAP INGIN MEMBUKA ARTIKEL INI, SILAHKAN TEKAN TOMBOL CLOSE. DENGAN ANDA MEMBUKA ARTIKEL KEMBALI, TANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA MILIK ANDA, SAYA SUDAH PERINGATI UNTUK MENUTUP TAB INI. TERIMA KASIH. - ADMIN